Semarang – Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) MA Darut Taqwa Tahun Ajaran 2025/2026 berlangsung meriah dan penuh makna. Salah satu kegiatan penting yang diadakan adalah penyuluhan kesehatan dengan tema “Bahaya Rokok dan Narkoba bagi Remaja”, yang disampaikan langsung oleh narasumber dari Puskesmas Tembalang, Kota Semarang. Kegiatan ini digelar pada hari Selasa, 15 Juli 2025, dan diikuti oleh seluruh peserta didik baru MA Darut Taqwa.
Penyuluhan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan MATSAMA yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 14 hingga 17 Juli 2025. Dengan mengusung tema utama “Mewujudkan Generasi Madrasah yang Santun, Jujur, dan Berakhlak Karimah Menuju Madrasah Hebat Bermartabat”, kegiatan MATSAMA tahun ini tidak hanya memperkenalkan lingkungan madrasah kepada siswa baru, tetapi juga membentuk karakter dan membekali mereka dengan pengetahuan penting untuk menjalani kehidupan remaja yang sehat dan produktif.
Dalam penyuluhan yang berlangsung di ruang kelas madrasah tersebut, narasumber dari Puskesmas Tembalang memaparkan berbagai fakta dan dampak negatif dari penggunaan rokok serta penyalahgunaan narkoba (NAPZA: Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya). Materi yang disampaikan tidak hanya berupa ceramah, tetapi juga dilengkapi dengan tayangan visual, gambar, dan penjelasan interaktif yang menarik perhatian para siswa.
“Remaja adalah masa yang sangat rentan terhadap pengaruh buruk lingkungan. Rokok dan narkoba seringkali menjadi pintu masuk kehancuran masa depan seseorang. Oleh karena itu, sangat penting untuk menanamkan kesadaran sejak dini agar mereka bisa menolak dengan tegas,” ujar narasumber dalam presentasinya.
Dalam penjelasannya, ia menyampaikan bahwa rokok mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia berbahaya, dan sekitar 69 di antaranya bersifat karsinogenik atau bisa menyebabkan kanker. Selain itu, rokok juga dapat merusak paru-paru, jantung, serta menurunkan daya tahan tubuh. Adapun narkoba, selain menyebabkan kerusakan organ dalam seperti otak, ginjal, dan hati, juga berdampak besar pada kesehatan mental, perubahan perilaku, dan kecanduan berat yang sulit disembuhkan.
Pihak Puskesmas juga menekankan pentingnya peran keluarga dan sekolah dalam membentengi remaja dari bahaya tersebut. Salah satu strategi yang efektif adalah menciptakan lingkungan yang sehat, mendukung, dan penuh komunikasi terbuka.
Para siswa tampak sangat antusias mengikuti penyuluhan ini. Mereka menyimak dengan serius dan aktif bertanya selama sesi tanya jawab. Salah satu siswa mengungkapkan, “Saya baru tahu kalau dampak rokok itu tidak hanya pada perokok, tapi juga bisa merugikan orang lain lewat asapnya. Setelah ini, saya akan berusaha untuk menjaga diri dan mengajak teman menjauhi rokok.”
Kepala MA Darut Taqwa, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi tinggi kepada pihak Puskesmas Tembalang yang telah bersedia hadir dan memberikan edukasi penting kepada peserta didik. “Kami ingin memastikan bahwa siswa baru tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan menjauhi hal-hal negatif. Ini adalah bentuk nyata dari pendidikan karakter di madrasah,” ujarnya.
Sementara itu, Waka Kesiswaan MA Darut Taqwa menyatakan bahwa kegiatan ini akan menjadi program tahunan yang terus ditingkatkan. “Penyuluhan seperti ini harus menjadi agenda rutin. Kami ingin mencetak generasi madrasah yang tidak hanya religius, tetapi juga peduli terhadap kesehatan dan masa depan mereka,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung kondusif dan menyenangkan. Selain penyuluhan, siswa juga diberikan lembar evaluasi untuk mengetahui pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan. Di akhir sesi, pihak Puskesmas membagikan brosur dan leaflet edukatif tentang bahaya rokok dan narkoba, serta nomor kontak layanan kesehatan terdekat jika suatu saat siswa membutuhkan bantuan atau konsultasi.
Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan para siswa baru MA Darut Taqwa mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing. Mereka tidak hanya akan menjaga diri sendiri dari bahaya narkoba dan rokok, tetapi juga menyebarkan kesadaran kepada keluarga, teman, dan masyarakat sekitar.
MATSAMA tahun ini menjadi awal yang baik bagi peserta didik untuk mengenal lebih dekat lingkungan madrasah, membentuk karakter mulia, serta memperkuat komitmen untuk hidup sehat dan berprestasi. Madrasah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat menempa kepribadian yang kuat dan bermartabat.

